|
|
Ketersediaan Air Bersih dan SanitasiProyek/Program di Sektor Ketersediaan Air Bersih dan Sanitasi:
Proyek-proyek yang telah selesai:
Di Indonesia, Australia telah memberikan bantuan di sektor ketersediaan air bersih dan sanitasi di pedesaan selama lebih dari duapuluh tahun. Bantuan tersebut meliputi penyediaan infrastruktur (seperti pipa, pompa, dan peralatan lainnya), pendidikan kebersihan, bantuan teknis dan pelatihan yang difokuskan pada masalah-masalah seperti pemberdayaan masyarakat, kesinambungan, gender dan pembangunan, serta lingkungan. Lebih dari satu juta orang telah memperoleh akses ke layanan ketersediaan air bersih dan sanitasi melalui proyek –proyek AusAID yang belum lama berakhir di provinsi NTB and NTT. Pendekatan Australia di sektor ketersediaan air bersih dan sanitasi saat ini didasarkan pada investasi-investasi substansial di atas, dan yang lebih penting, pada pelajaran yang didapat dari berbagai pengalaman tersebut. Bantuan Australia dapat diterapkan baik di tingkat kebijakan maupun masyarakat, dan memahami pentingnya kebijakan yang baik dan pemerintahan yang efektif dalam ketersediaan air bersih dan sanitasi. Untuk membantu Pemerintah Indonesia mengembangkan suatu kerangka kerja yang komprehensif bagi ketersediaan air bersih dan sanitasi pedesaan, Australia bersama dengan Bank Dunia melaksanakan proyek Water Supply and Sanitation Policy Formulation and Action Planning (WASPOLA). Proses kerja kebijakan ini adalah memberikan dan mendapat informasi dari aktivitas-aktivitas lapangan di sektor tersebut. Australia dengan Bank Dunia juga turut mendanai proyek
besar ketersediaan air bersih dan sanitasi bagi masyarakat berpenghasilan
rendah yaitu proyek Water and Sanitation for Low Income Communities Phase
II (WSLIC II) dan merencanakan untuk mengembangkan kegiatan bilateral
ketersediaan air bersih dan sanitasi baru. Kegiatan-kegiatan ini akan
mendukung bantuan Australia di tingkat formulasi kebijakan. Halaman ini terakhir diperbaharui tanggal 5 Juni 2004
|