Indonesia-Australia Technical
Assistance Management Facility for Economic Governance (TAMF III)
| Anggaran |
AUD 26 juta |
| Awal Proyek |
1 Maret 2004 |
| Jadwal penyelesaian |
28 Februari 2009 |
| Instansi Terkait |
Kantor Menteri Koordinasi Perekonomian |
| Lokasi utama |
Jakarta |
| Kontraktor Pelaksana |
Deacons |
Latar belakang
TAMF (The Indonesia-Australia Technical Assistance Management Facility
for Economic Governance) atau Fasilitas Manajemen Bantuan Teknis untuk
Tata Kelola Ekonomi Indonesia-Australia mulai dijalankan sejak tahun 1999,
dan dalam dua tahap pertama menyediakan bantuan teknis senilai A$19 juta
melalui lebih dari 100 kegiatan di berbagai badan Pemerintah Indonesia.
Kegiatan-kegiatan ini antara lain meliputi bantuan dalam pembentukan unit
khusus pengelolaan hutang di Departemen Keuangan, perbaikan pendapatan
pajak pemerintah melalui kegiatan-kegiatan yang dijalankan pada Kantor
Pembayar Pajak Besar (KPPB), menyediakan sebuah fungsi pemantauan kritis
atas empat bank milik negara, pelatihan audit dijalankan untuk Badan Pemeriksa
Keuangan (BPK) dan membantu Pemerintah Indonesia untuk memenuhi kewajiban-kewajiban
anti pencucian uang internasional.
Fase ketiga - TAMF III - melanjutkan kegiatan-kegiatan ini.
Uraian
Tujuan dari TAMF III adalah untuk turut berpartisipasi dalam penanggulangan
kemiskinan di Indonesia dengan mendukung reformasi ekonomi dan keuangan
melalui:
- Membantu lembaga-lembaga perencanaan ekonomi dan keuangan untuk mengembangkan
strategi-strategi untuk mencapai kebijakan fiskal yang kuat. Kestabilan
fiskal amat penting bagi kestabilan moneter dan ekonomi secara lebih
luas, yang merupakan hal yang amat mendasar untuk memperbaiki iklim
investasi di Indonesia.
- Membantu untuk memperbaiki kekuatan dan integritas sistem keuangan.
Biaya untuk merestrukturisasi sistem keuangan sebagian besar harus ditanggung
oleh Pemerintah Indonesia dan para pembayar pajak, dan kegiatan-kegiatan
yang memperkuat sistem keuangan akan membantu mengkonsolidasikan posisi
keuangan Indonesia.
- Mendukung kegiatan-kegiatan untuk memperbaiki kebijakan-kebijakan
bagi pengembangan infrastruktur, perdagangan internasional, reformasi
investasi dan administrasi perpajakan.
- Bekerja dengan berbagai badan-badan dalam Pemerintahan Indonesia untuk
memperkuat pengelolaan sektor publik melalui Government Partnerships
Fund (GPF).
- Menilai dan memberikan tanggapan terhadap persoalan-persoalan mendesak
dan yang sedang tumbuh dalam sektor tata kelola ekonomi.
Pencapaian/hasil-hasil
TAMF Fase III melanjutkan pencapaian dari fase-fase sebelumnya. Contoh-contoh
pencapaiannya antara lain:
- Membantu dalam tahap persiapan dan tahap awal kantor-kantor pajak
modern.
- Membantu dalam lelang spektrum frekuensi radio, yang memberi kontribusi
bagi pendapatan dalam anggaran negara.
- Membantu restrukturisasi organisasional dari BAPEPAM-LK (Badan Pengawas
Pasar Modal dan Lembaga Keuangan) yang baru mengalami proses penggabungan
dan dalam mengantisipasi transformasi BAPEPAM-LK di masa mendatang menjadi
dan/atau turut berpartisipasi dalam otoritas jasa keuangan (OJK) terpadu
Indonesia.

Halaman ini terakhir diperbaharui tanggal 22
Juni 2007
© Commonwealth
of Australia |