AusAID in Indonesia

AusAID in Indoneisa

 

Home > Proyek > Propinsi > Sektor

Local Governance and Infrastructure for Communities in Aceh (LOGICA)

 

Anggaran AUD 40 juta
Awal Proyek Maret 2005
Jadwal penyelesaian Januari 2008
Instansi Terkait BRR, BPN, Pemerintah Provinsi dan Kabupaten-Kabupaten di Aceh
Lokasi Utama Aceh Besar, Aceh Barat & Aceh Jaya
Kontraktor
Pelaksana
Hassall and Associates Pty Ltd

 

Latar belakang

Tsunami berdampak parah di tingkat rumah tangga dan desa, dengan menimbulkan konsekuensi-konsekuensi ekonomi dan sosial yang sangat parah. Tewasnya anggota keluarga, hilangnya rumah dan mata pencarian telah membuat masyarakat hanya sedikit memiliki gantungan harapan kecuali tanah mereka. Selain itu, tingkat pemerintahan yang paling dasar - pada tingkat Kecamatan dan Desa - di mana orang-orang dan masyarakat seharusnya bisa meminta bantuan untuk pemulihan kembali, menjadi amat lemah. Struktur pemerintahan yang ada masih amat kurang memadai untuk mengidentifikasi atau menanggapi kebutuhan masyarakat.

Uraian

Tujuan dari program ini adalah untuk memberikan sumbangan terhadap pemulihan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah-wilayah yang terkena tsunami di Aceh melalui rehabilitasi dan rekonstruksi masyarakat dan layanan pemerintahan setempat.

Strategi utama yang dipergunakan adalah dengan membantu masyarakat lokal, terutama di tiga kabupaten di Pantai Barat Aceh, agar dapat membuat keputusan sendiri, dan untuk mengelola, hal-hal yang perlu dilakukan untuk membangun kembali infrastruktur dan layanan pemerintahan lokal yang bersifat vital.

Ada 3 komponen utama dalam LOGICA:

  1. Menetapkan kembali kepemilikan tanah.
    Tujuan dari program ini adalah untuk membantu masyarakat menjalankan sendiri pemetaan tanah mereka sehingga batas-batas tanah dapat diketahui dan dihormati, dan pembangunan ulang rumah-rumah dapat mulai dijalankan.
  2. Memperkuat pemerintahan kecamatan.
    Program ini membangun kembali dan memperbaiki struktur dan sistem di tingkat kecamatan untuk meningkatkan daya tanggap terhadap kebutuhan masyarakat lokal.
  3. Membentuk ulang masyarakat tingkat desa.
    Program ini bertujuan untuk mendukung masyarakat lokal dalam mengambil kendali atas pembangunan kembali desa mereka melalui bantuan infrastruktur strategis dan pembangunan kapasitas. Komponen ketiga berfokus pada:
    • Rehabilitasi dan rekonstruksi balai-balai desa dan/atau kantor-kantor desa dan infrastruktur kemasyarakatan lainnya.
    • Mengembangkan sebuah jaringan fasilitator dan kader masyarakat untuk mendorong keterlibatan, tindakan dan kemandirian masyarakat dalam proses rekonstruksi dan rehabilitasi.
    • Dukungan bagi masyarakat untuk menghasilkan rencana tata ruang infrastruktur yang memenuhi syarat secara teknis untuk keperluan pembangunan kembali.

Untuk masing-masing komponen di atas, ada tiga bentuk utama bantuan yang dijalankan: a) menyediakan infrastruktur esensial; b) membantu masyarakat untuk mengambil dan memegang kendali atas apa yang dilakukan; dan c) membangun kapasitas.

Pencapaian/hasil-hasil

Sampai akhir bulan Desember 2006, program ini telah menyelesaikan kegiatan-kegiatan berikut ini:

Komponen 1: Menetapkan kembali kepemilikan tanah

  • Secara keseluruhan telah diselesaikan 339 pemetaan tanah oleh masyarakat yang meliputi lebih dari 77.000 bidang tanah di 7 kecamatan yang terkena bencana tsunami, dan sedang dijalankan di 61 desa di dua kabupaten terakhir (Pidie dan Bireuen).
  • 22 rencana tata ruang desa telah diserahterimakan kepada masyarakat di Aceh Besar dan 60 lainnya telah hampir selesai disusun di Aceh Jaya, Aceh Besar dan Nagan Raya.

Komponen 2: Memperkuat pemerintahan kecamatan

  • Kantor-kantor kecamatan – satu di Baitussalam telah diselesaikan dan dapat beroperasi kembali. 3 kantor lainnya hampir selesai dibangun kembali, dan 4 kantor sedang menjalani proses pembangunan.
  • Para fasilitator sedang bekerja sama dengan erat dengan para pejabat pemerintah di 17 kantor kecamatan, termasuk memberikan pelatihan dan loka karya dalam perencanaan, pengelolaan dan pelaksanaan layanan kecamatan.
  • Kunjungan belajar ke Sragen oleh para pejabat kabupaten dan kecamatan dari Aceh Besar, Barat & Jaya untuk mempelajari cara pelaksanaan layanan masyarakat yang lebih baik.
  • Pengadaan, pemasangan dan pelatihan basis data dan perlengkapan kependudukan untuk membuat kartu tanda penduduk di 17 kantor pemerintah Kecamatan.
  • Pelatihan dalam prosedur administratif dasar dan pengadaan layanan masyarakat bagi 60 staf kantor pemerintah Kecamatan dari lima kecamatan.

Komponen 3: Membangun kembali masyarakat tingkat desa.

  • Balai Desa dan Kantor Desa - 38 telah selesai, 55 sedang dibangun dan 84 sedang dalam proses tender.
  • Lebih dari 2.000 pemimpin masyarakat di lebih dari 200 desa telah mendapatkan pelatihan kepemimpinan, motivasi dan pemberdayaan. Lebih dari 51% adalah perempuan.
  • Bantuan hibah senilai AUD 4.5 juta telah disediakan untuk proyek-proyek infrastruktur pedesaan yang menjadi prioritas dan AUD 3 juta lainnya juga telah disiapkan. 75 panitia pembangunan desa sedang membangun fasilitas-fasilitas infrastruktur masyarakat, dengan dukungan dan bantuan teknis LOGICA.
  • Bantuan dan pelatihan ke 200 desa dalam konstruksi dasar dan pengawasan.

Kembali ke atas

Halaman ini terakhir diperbaharui tanggal 19 Juni 2007

Australia Indonesia Partnership

Home | Cari | Map Situs | Disclaimer | Pernyataan Privasi | Tentang Situs Ini | Hubungi Kami

© Commonwealth of Australia