 |
Indonesia Australia Specialised
Training Project Phase III (IASTP III)
| Anggaran |
Perkiraan Pemerintah Australia AUD 62,5 juta
Perkiraan Pemerintah RI AUD 8 juta (keuangan dan lain-lain) |
| Awal Proyek |
April 2004 |
| Jadwal penyelesaian |
Desember 2008 |
| Instansi Terkait |
Sekretariat Negara |
| Lokasi |
Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Maluku
Utara, Papua, NTB dan NTT. Kegiatan tambahan: Aceh dan Bali |
| Kontraktor Pelaksana |
Hassal & Associates International |
Latar belakang
Indonesia Australia Specialised Training Project (IASTP) memberikan
kontribusi untuk mendorong tercapainya tata kelola yang baik melalui pengelolaan
ekonomi yang lebih baik, praktek-praktek tata kelola yang lebih baik dan
peningkatan pelaksanaan layanan sosial dasar (kesehatan dan pendidikan)
yang konsisten dengan kebutuhan-kebutuhan dan prioritas-prioritas pembangunan
Indonesia.
Program ini menyediakan pelatihan dan kegiatan meningkatkan kapasitas
jangka pendek dan terspesialisasi pada tingkat pusat, provinsi dan kota/kabupaten,
terutama di Indonesia bagian Timur.
Uraian
IASTP III menyediakan pelatihan terspesialisasi dan membangun kapasitas
untuk menciptakan sebuah model pelatihan yang terintegrasi kuat yang unik
bagi Indonesia. Rencana tindakan adalah mekanisme-mekanisme kunci yang
dipergunakan untuk menyelaraskan pelatihan dengan perencanaan organisasional
dan perubahan organisasional. Para mentor menyediakan sebuah tautan yang
amat penting antara proyek dan badan-badan Pemerintah Indonesia, dan secara
aktif terlibat dalam setiap tahapan siklus pelatihan. Pelatihan untuk
membangun kapasitas dirancang untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan
dari para mentor.
Pelatihan-pelatihan ini meliputi subyek-subyek yang amat beraneka ragam
mulai dari perencanaan kota/kabupaten dan provinsi, perencanaan ekonomi
kota/kabupaten dan provinsi, promosi perdagangan dan ekspor untuk usaha
kecil, tata kelola perekonomian, akuntabilitas publik, hak-hak asasi manusia,
pemberdayaan dan pengarusutamaan perempuan, peraturan lingkungan hidup,
penyusunan prosedur bagi dewan perwakilan rakyat daerah, jurnalisme, pembangunan
hukum, peningkatan kualitas dosen IAIN, HIV/AIDS dengan fokus pada pencegahan/intervensi
penyalahgunaan obat terlarang, dasar-dasar pengelolaan layanan kesehatan,
layanan dasar pendidikan dan siklus pelatihan.
Kemitraan antara penyedia-penyedia pelatihan Australia dan Indonesia
yang menjadi sub-kontraktor amat didukung, dan proyek ini merancang dan
menjalankan program-program pelatihan yang fokus pada kesadaran, pengarusutamaan
dan analisis gender. Mitra-mitra dari Pemerintah Indonesia, para pemilik
kepentingan lainnya dan para pembuat keputusan di tingkat provinsi turut
terlibat dalam pengembangan, pelaksanaan dan pemantauan.
Informasi lebih lanjut mengenai IASTP III dan program pelatihan untuk
masing-masing tahun dapat ditemukan pada www.iastp.org.
Pencapaian/hasil-hasil
- Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para profesional yang berada
di jenjang karir menengah pada sektor publik, swadaya masyarakat dan
swasta dengan menyediakan lebih dari 1000 program pelatihan dan 200.000
total hari pelatihan peserta di Indonesia atau Australia dari Juli 2004
sampai Desember 2008.
- Memasukkan topik bahasan tata kelola yang baik, gender dan manajemen
perubahan ke dalam semua program pelatihan, dan menyediakan modul-modul
pelatihan ini secara terbuka kepada masyarakat umum.
- Membantu proyek-proyek lain dan juga menyediakan pelatihan-pelatihan
khusus untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan pelatihan yang muncul.
- Membantu layanan medis, kesehatan dan darurat Provinsi Bali agar dapat
melakukan koordinasi bencana dan bantuan darurat, sehingga dapat membantu
memperbaiki tanggapan yang diberikan saat terjadinya peristiwa pengeboman
kedua di Bali.
- Pelatihan terhadap 240 pejabat pemerintah di Aceh untuk membantu mereka
mengembangkan rencana-rencana strategis dan anggaran untuk memenuhi
persyaratan-persyaratan pelaporan dan keuangan lokal maupun pusat.
- Membantu 22 juru pemetaan tanah Aceh untuk mempertajam dan memperbaiki
keterampilan-keterampilan pemetaan tanah dan lulus dengan keterampilan
untuk melatih-para-pelatih yang terakreditasi, sehingga dapat memperluas
basis keterampilan pemetaan tanah di masyarakat Aceh.
- Bekerjasama dengan Diklat-Diklat Provinsi di sejumlah lokasi di Provinsi-Provinsi
di Wilayah Timur Indonesia agar dapat memberikan dukungan yang lebih
baik terhadap desentralisasi dan memperkuat kapasitas.
- Menjalankan sebuah survei penyedia pelatihan untuk mendapat informasi
yang lebih baik dan meningkatkan peluang-peluang dan proses tender,
dan informasi yang dihasilkan juga disediakan untuk membantu proyek-proyek
lain yang dibiayai oleh AusAID.
- Para peserta dari Departemen Keuangan Indonesia dan Bappenas, Kementerian
Keuangan dan Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional Cina dan Badan
Perbendaharaan Australia menjalani sebuah program pelatihan manajemen
fiskal. Pelatihan ini bertujuan ganda yakni mengajarkan keterampilan
pengelolaan fiskal dan menjalin hubungan antara para personil dari badan-badan
yang bertanggung jawab untuk pengelolaan fiskal di Australia, Indonesia
dan Cina.
- Personil dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan telah mendapatkan
pelatihan pengarusutamaan gender baik di Indonesia maupun di Australia
melalui IASTP. Pelatihan ini memungkinkan Kementerian tersebut memenuhi
mandat yang diberikan sebagai badan yang bertanggung jawab untuk memberikan
laporan kepada Presiden mengenai kemajuan proses pengarusutamaan gender
di seluruh bagian Pemerintah Indonesia.
- Bekerja sama dengan IASTP yang didanai oleh AusAID, Direktorat Jenderal
Pajak telah berhasil memperkenalkan dan melatih lebih dari 800 staf
di kantor-kantor perwakilan daerah di seluruh Indonesia mengenai keberadaan
dan pelaksanaan sebuah Aturan Perilaku bagi staf Direktorat Jenderal
Pajak.

Halaman ini terakhir diperbaharui tanggal 22
Juni 2007
© Commonwealth
of Australia |