![]() |
Home > Proyek > Propinsi > Sektor
Australian Development Scholarship (ADS)Formulir Aplikasi ADS 2007
Latar belakang ProyekSejak tahun 1950-an, Pemerintah Australia telah menyediakan beasiswa untuk belajar di Australia. Selama periode tersebut, lebih dari 10,000 orang Indonesia telah belajar di Australia. Saat ini, program tersebut menawarkan lebih dari 300 beasiswa per tahun untuk program paska sarjana di sektor publik maupun umum bagi warga Indonesia. Rincian tujuan/sasaranProgram ADS bertujuan untuk mendukung pengentasan kemiskinan dan mencapai pembangunan yang berkesinambungan melalui pengembangan sumber daya manusia. Sasaran program ini adalah membantu warga Indonesia mendapat pengetahuan, keterampilan dan kualifikasi yang relevan melalui penyediaan beasiswa jangka panjang sehingga dapat memfasilitasi penguatan kapasitas di bidang-bidang pembangunan yang menjadi prioritas serta konsisten dengan strategi program kerjasama pembangunan Indonesia-Australia yang telah disepakati antara pemerintah Australia dan Indonesia. Tujuan-tujuan utama adalah:
Tujuan tersebut akan dicapai melalui penyediaan beasiswa paska sarjana bagi warga Indonesia untuk belajar di Australia serta kerjasama dengan pemerintah Indonesia dalam menyusun program yang fleksibel dan sesuai dengan perubahan kebutuhan pelatihan di Indonesia. Konsisten dengan prinsip- prinsip kebijakan pendidikan dan pelatihan AusAID (Agustus 1996), program ADS akan diimplementasikan untuk memastikan: kualitas (personalia proyek, penerima beasiswa dan prosedur); transparansi (dari proses seleksi); tingkat kecakapan dan persamaan (dalam pemberian beasiswa); akses (ke dokumentasi dan informasi bagi penerima beasiswa); dan konsistensi (dalam administrasi beasiswa). Beasiswa ditawarkan di bidang pembangunan yang menjadi prioritas Indonesia sesuai dengan kesepakatan tahunan antara pemerintah Australia dan Indonesia. Bidang-bidang tersebut adalah: manajemen ekonomi, institusi demokrasi dan penerapannya, jasa sosial dasar, serta keamanan dan stabilitas. Beasiswa diberikan atas dasar tingkat kecakapan dan persamaan. Program ini juga mempertimbangkan beberapa tujuan pembangunan. Proses seleksi dilakukan oleh suatu tim akademisi Australia dan Indonesia yang independen. Program ini menyediakan kesempatan yang sama bagi pria maupun wanita dan 30 persen beasiswa diberikan bagi calon-calon dari provinsi Indonesia bagian timur dimana akses akan pendidikan berkualitas tinggi sangat terbatas. Tahun 2003, dibentuklah suatu perkumpulan ADS di bawah Ikatan Alumni Mahasiswa Australia (IKAMA) bagi semua penerima beasiswa AusAID saat ini maupun yang lalu. Situs web Ikatan Mahasiswa ADS yang Kembali ke Jakarta adalah www.idp.com/adsjakarta/returnedstudents [situs eksternal]. Suatu fase baru program ADS dimulai bulan Agustus 2003. Program ini akan menawarkan banyak unsur-unsur yang sama: beasiswa S-2 di Australia untuk sektor publik dan umum dengan penekanan pada jalur-jalur kegiatan proyek-proyek AusAID yang lain. Pendaftaran untuk ADS 2006 telah dibuka pada tanggal 1 Juni 2005. Jika anda ingin mengajukan permohonan beasiswa untuk belajar di Australia, silahkan hubungi situs ADS [situs eksternal] untuk informasi lebih rinci. Pertanyaan seputar ADS dapat dikirim melalui e-mail ke info@adsjakarta.or.id. Australian Partnership Scholarships (APS)Pemerintah Australia menyediakan 600 beasiswa paska sarjana tambahan untuk Indonesia senilai A$62 juta dalam bentuk hibah yang disalurkan melalui Kemitraan Australia-Indonesia untuk Rekonstruksi dan Pembangunan (AIPRD). Australian Partnership Scholarships (APS) dikelola melalui mekanisme Australian Development Scholarships (ADS) yang telah ada, namun dipisahkan secara khusus sebagai Australian Partnership Scholarships. Program APS ini akan:
Untuk informasi lebih rinci, silahkan kunjungi situs APS [situs eksternal]. Untuk membaca dokumen yang bertanda Halaman ini terakhir diperbaharui tanggal 18 Juli 2005.
|