|
Home > Proyek > Propinsi > Sektor
Aceh Research Training Institute (ARTI)
Latar belakangKehancuran fisik, psikologis dan kemanusiaan yang disebabkan oleh tsunami pada 26 Desember 2004 berdampak berat terhadap provinsi yang telah menderita akibat konflik yang telah berlangsung selama lebih dari 30 tahun. Tsunami ini mengakibatkan timbulnya korban 111 staf pengajar berkualifikasi pada Universitas Syiah Kuala, 23 dari Universitas Islam (IAIN), dan masih banyak lagi dari universitas-universitas swasta. Dengan berkurangnya staf pengajar maka kualitas pengajaran pada tingkat universitas terancam. Mahasiswa yang masih ada di universitas-universitas di Banda Aceh perlu dapat mengakses pengajaran berkualitas baik yang memiliki keterampilan penelitian yang berkembang dengan baik. Sebuah angkatan kerja berpendidikan memainkan peranan yang amat kritis terhadap pembangunan kembali provinsi ini. UraianProgram Aceh Research and Training Institute bertujuan untuk membangun kapasitas penelitian di Aceh dengan cara bekerja dengan para mahasiswa penelitian dan para pengajar universitas untuk meningkatkan pengajaran, hasil-hasil penelitian, dan mendorong dihasilkannya lulusan-lulusan terlatih yang memiliki arti amat penting bagi berlangsungnya rehabilitasi Aceh secara efektif. Program ini akan memusatkan perhatian pada menghidupkan kembali Aceh Research and Training Institute (ARTI) yang berlokasi di Universitas Syiah Kuala di Banda Aceh. Program ini sedang dijalankan dengan berkolaborasi dengan Melbourne Institute of Asian Languages and Societies dari Universitas Melbourne. Pencapaian/hasil-hasilSampai saat ini, program ini telah menyelesaikan kegiatan-kegiatan berikut ini:
Halaman ini terakhir diperbaharui tanggal 19 Juni 2007
|