|
Home > Proyek > Propinsi > Sektor
Australia-Nusa Tenggara Assistance for Regional Autonomy (ANTARA) ProgramLatar Belakang ProgramNusa Tenggara Timur dan Barat (NTT dan NTB) masih termasuk dalam lima propinsi termiskin di Indonesia. Saat ini, Australia tengah menjalankan beberapa program pembangunan di kawasan timur Indonesia, seperti di bidang kesehatan, pendidikan, pencegahan dan penanganan HIV/AIDS, dan penguatan kapasitas LSM lokal. Sejalan dengan Strategi Kerjasama Pembangunan Australia–Indonesia (tahun 2003 dan seterusnya), program bantuan Australia-Nusa Tenggara Assistance for Regional Autonomy (ANTARA) merupakan suatu program pembaruan yang fleksibel dengan tujuan mengurangi kemiskinan di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Hal ini dapat dicapai melalui komitmen jangka panjang di sektor pembangunan sosial dan ekonomi yang berkesinambungan dan merata, dengan memperbaiki kinerja governance kabupaten dan propinsi, meningkatkan kualitas dan akses terhadap pelayanan dasar, serta meningkatkan pendapatan di daerah semi-perkotaan dan pedesaan. Awalnya, program ANTARA akan dilaksanakan untuk periode lima tahun (2004 – 2009), dengan pendanaan mencapai hingga A$30 juta. Diperkirakan bahwa program bantuan ANTARA tahap kedua masih dibutuhkan setelah tahun 2009, mengingat besarnya tantangan pembangunan yang dihadapi propinsi-propinsi tersebut. ANTARA akan dimulai di NTT, dan berpusat di Kupang, Timor Barat, NTT, serta akan dikembangkan secara berkala hingga ke daerah NTB. Rincian Tujuan/SasaranTujuan dari program ANTARA adalah mengurangi tingkat kemiskinan di NTT dan NTB melalui pembangunan yang berkesinambungan dan merata di bidang sosial dan ekonomi. Sasaran program ANTARA adalah:
ANTARA bermaksud untuk mencapai tujuan dan sasarannya dengan:
Program ANTARA akan membantu sistem dan proses lokal di manapun, serta prioritas yang ditetapkan instansi propinsi terkait (pemerintah, sektor swasta dan masyarakat madani). Bantuan akan diberikan melalui pendekatan yang fleksibel dan terprogram untuk pembangunan daerah. Bantuan akan diberikan melalui serangkaian mekanisme, dan kemitraan akan dibentuk dengan sejumlah besar instansi terkait di kalangan pemerintah daerah dan propinsi, komunitas bisnis dan organisasi masyarakat madani untuk memastikan adanya partisipasi lokal dan kepemilikan serta kesinambungan, dan untuk memaksimalkan dampak program akan proses pengentasan kemiskinan. AusAID secara terpisah akan mempekerjakan Koordinator Program ANTARA dan Tim Bantuan Manajemen (MST) guna menjalankan dan mengelola program ANTARA secara efektif. Proses ini akan diawali dengan penunjukan seorang Koordinator Program. Melalui konsultasi dengan Koordinator, AusAID secara terpisah akan memilih dan menunjuk MST yang akan memberikan serangkaian layanan termasuk analisa, desain, monitoring dan evaluasi, kemampuan logistik dan koordinasi untuk mendukung Program dan Koordinator. Halaman ini terakhir diperbaharui tanggal 20 Juni 2005.
|