|
Home > Proyek > Propinsi > Sektor
Aceh Housing Assistance Program
Latar belakangAceh menanggung kehancuran terbesar yang timbul akibat gempa bumi dan tsunami pada Desember 2004. Lebih dari 180.000 rumah hancur dan infrastruktur esensial musnah sepanjang jalur pantai yang jaraknya setara dengan jarak antara Brisbane dan Sydney, dan mengakibatkan 500.000 orang harus meninggalkan rumah mereka. Lebih dari 120.000 rumah - yang setara dengan lebih dari 120 wilayah pemukiman Australia rata-rata - harus dibangun kembali di Aceh dan Nias, setelah sertifikat tanah diperoleh kembali serta jalan-jalan dan pelabuhan-pelabuhan dibangun kembali untuk memungkinkan akses ke semua lokasi pembangunan. Pada akhir Desember 2006, hampir setengah dari perumahan baru yang dibutuhkan telah selesai. Sekitar 95.000 orang masih tinggal di tenda-tenda pada akhir 2006, dan sekitar 50.000 tinggal di pusat-pusat penampungan sementara. Kebutuhan yang mendesak di Aceh telah membuat Pemerintah, LSM dan para donor untuk fokus dalam memastikan bahwa orang-orang yang terpaksa kehilangan rumahnya dapat ditampung di penampungan sementara yang aman dan memadai serta mempunyai akses terhadap layanan kesehatan dan pendidikan, air bersih, dan sanitasi. Prioritas ini selanjutnya bergeser menjadi membangun perumahan permanen bagi mereka yang kehilangan rumah mereka akibat tsunami. UraianPemerintah Australia memberikan komitmen sebesar AUD 3 juta untuk bantuan perumahan sementara di Aceh untuk memindahkan para pengungsi dari tenda-tenda ke bangunan-bangunan penampungan semi-permanen dan untuk memperbaiki kondisi di pusat-pusat penampungan sementara. Bantuan Australia ini antara lain:
Australia memainkan peranan penting dalam memastikan terjadinya keberhasilan pelaksanaan dari proyek-proyek perumahan sementara dan melanjutkan bantuan ini dengan sampai ke pembangunan perumahan permanen dengan bantuan tambahan sejumlah AUD 7 juta. Australia menyediakan bantuan konstruksi dan teknis untuk membantu LSM-LSM membangun rumah-rumah yang telah mereka programkan dan untuk membantu kelompok-kelompok masyarakat untuk mengatasi kesenjangan dalam pembangunan kembali perumahan. Australia juga membantu pemetaan tanah rakyat dalam skala besar untuk memudahkan program pembangunan kembali perumahan dan membantu Pemerintah Indonesia mengembangkan kebijakan perumahan serta merencanakan dan membangun kembali prasarana penting untuk memungkinkan akses terhadap lebih banyak lagi lokasi pembangunan di wilayah-wilayah yang jauh. Pencapaian/hasil-hasil
Halaman ini terakhir diperbaharui tanggal 19 Juni 2007
|