Siaran Pers |
Home > Siaran Pers
16 Februari 2006 Pemerintah Australia Menyumbangkan 7000 Buku Referensi Pendidikan kepada Dua Universitas Negeri Aceh
Sebagai bagian dari program bantuan pendidikan di Aceh senilai A$15 juta, Program Kemitraan Australia Indonesia untuk Rekonstruksi dan Pembangunan (AIPRD) hari ini menyumbangkan sekitar 7000 buku referensi pendidikan senilai A$206,000 (Rp. 1,5 milyar) yang diserahkan kepada Perpustakaan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Syiah Kuala dan Perpustakaan Umum Institute Agama Islam Negeri (IAIN) Arraniry. Dukungan AIPRD akan membantu memperbaiki kualitas dan sumber daya pendidikan terutama di sub-sektor Islam. Oleh karena gempa dan tsunami tahun lalu, sekitar 2000 fasilitas pendidikan seperti sekolah dan universitas baik publik maupun swasta rusak dan hancur. Diantaranya adalah dua universitas negeri di Aceh, IAIN Arraniry dan Universitas Syiah Kuala. “Menanggapi kebutuhan dari kedua universitas tersebut, AIPRD berupaya membangkitkan kembali sektor perguruan tinggi dengan mendukung memperbaiki pelatihan bagi pengajar, pembentukan kurikulum, dan manajemen pendidikan,” ujar Didi Marjimi, AIPRD Deputy Manager Banda Aceh. Sekitar 4000 buku akan diberikan kepada Perpustakaan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala dan 3000 buku lainnya diberikan kepada Perpustakaan Umum (IAIN). “Selain bantuan ini, AIPRD juga membantu biaya sewa rumah untuk 800 pengajar di kedua universitas tersebut dan sekaligus menanggung biaya sekolah untuk 2000 mahasiswa IAIN,” kata Didi Marjimi. “Beberapa proyek rekonstruksi juga sedang direncanakan, seperti rehabilitasi gedung Perpustakaan Umum IAIN dan pembangunan laboratorium pengajaran di Universitas Syiah Kuala,” ujarnya. Untuk keterangan lebih lanjut, silakan hubungi:
|