Australian Government - AusAID

Kisah tentang Proyek-proyek AusAID

AusAID in Indonesia

Home > Kisah tentang Proyek-proyek AusAID

Membantu Bali Kembali Berbisnis

Kehidupan banyak orang, baik di Bali maupun daerah-daerah lain di Indonesia masih dipengaruhi dampak bom Bali tidak terkecuali segi ekonomi. Usaha-usaha yang bergantung pada pariwisata mulai tutup. Dana Rehabilitasi Bali, yang merupakan sebagian bantuan Australia untuk upaya pemulihan, telah disusun untuk membantu penduduk Bali bangkit kembali.

Ibu Wayan menggelengkan kepalanya ketika ia menutup tokonya di malam hari. Hari ini kembali mengecewakan. Tanpa kesibukan orang yang lalu lalang sulit baginya menarik pembeli ke salonnya untuk jasa pijat tradisional Bali.

Dengan pandangan sedih, namun dengan humor khas Bali, ia mengakui bahwa sangat sulit baginya untuk mempertahankan usahanya. Tiga karyawan yang bekerja untuknya sebelum 12 Oktober 2002 terpaksa diberhentikan. Suami Ibu Wayan, seorang penjual ikan, juga tidak bekerja lagi. Ia terpaksa menjual sepeda motor dan pesawat televisinya untuk membayar sewa bangunan salon.

Kisah seperti ini umum terdengar di lokasi pariwisata yang pernah terkenal ini. Orang-orang yang dulunya menggantungkan hidup pada usaha pariwisata yang berkembang, saat ini hanya dapat memandangi hilangnya mata pencaharian mereka sebagai dampak langsung dari pemboman. Pemilik usaha seperti Ibu Wayan, terpaksa menunda kegiatan, memberhentikan pegawai atau mengurangi gaji atau jam kerja. Beberapa di antaranya terpaksa harus menutup usahanya. Adanya kesulitan ekonomi bagi setiap orang berarti meningkatnya pinjaman di Bali untuk memenuhi kebutuhan harian.

Terjadi peningkatan penggunaan tabungan dan pencairan aset berjalan. Pegawai-pegawai yang diberhentikan kembali ke desa, meski peluang kerja sangat kecil dan ketegangan sosial meningkat.

Dengan anjloknya pariwisata di Bali dikhawatirkan kemiskinan akan meningkat. Untuk menghindari hal tersebut, program bantuan Pemerintah Australia telah membentuk Dana Rehabilitasi Bali. Dana ini bertujuan untuk memberikan bantuan jangka pendek bagi mereka yang terkena dampak langsung dan tidak langsung peristiwa bom Bali. Dana ini mulai dilaksanakan bulan Maret 2003 dan dikelola melalui program Australian Community Development and Civil Society Strengthening Scheme (ACCESS), yang saat ini berpusat di Bali.

Ditulis oleh Nina Fitzsimons, Manajer Proyek ACCESS. Artikel asli dimuat di majalah FOCUS, Musim Gugur 2003.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Dana Rehabilitasi Bali, hubungi access-ind@indo.net.id

Kembali ke atas

Halaman ini terakhir diperbaharui tanggal 20 Juni 2005.

Australia Indonesia Partnership

Home | Cari | Map Situs | Disclaimer | Pernyataan Privasi | Tentang Situs Ini | Hubungi Kami

© Commonwealth of Australia