Strategi Kerjasama Pembangunan Australia Indonesia 2008-13
Perdana Menteri Australia Kevin Rudd mengumumkan kemitraan pembangunan lima tahun yang baru dengan Indonesia dalam kunjungannya ke Jakarta dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tanggal 13 Juni 2008. Strategi Kerjasama Pembangunan Australia Indonesia 2008-13 merupakan peneguhan kedua negara untuk bekerja sama membantu menangani kemiskinan dan memajukan perdamaian, stabilitas dan kemakmuran kawasan. Penting sekali, Australia akan membantu Indonesia untuk membuat kemajuan yang lebih cepat menuju pencapaian Tujuan Pembangunan Milenium, khususnya untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak, memperbaiki akses ke air bersih dan sanitasi, serta menangani perubahan iklim. Program pertama yang didanai dalam kemitraan pembangunan ini adalah program kesehatan ibu dan bayi baru lahir senilai A$49 juta untuk membuat kehamilan dan kelahiran bayi lebih aman bagi wanita di wilayah termiskin di Indonesia seperti Nusa Tenggara Timur dan provinsi Indonesia bagian timur lainnya. Program ini akan mendanai:
Sebagai bagian dari kemitraan pembangunan lima tahun Australia yang baru dengan Indonesia, Pemerintah Australia akan menyediakan hingga Rp440.000.000.000 (A$50 juta) untuk membantu Aceh membangun masa depan yang makmur dan damai setelah dampak ganda tsunami dan 30 tahun pertentangan sipil telah menjadikannya sebagai salah satu propinsi Indonesia yang termiskin. Dana ini akan dipergunakan untuk:
Hal ini menandai masa perpindahan dari usaha rehabilitasi Australia yang sangat sukses di Aceh kepada komitmen berkelanjutan bagi pembangunan propinsi jangka panjang. Silahkan lihat:
Siaran Pers:
Untuk membaca dokumen bertanda PDF, anda membutuhkan program Acrobat Reader. Program tersebut dapat di-download secara cuma-cuma apabila belum ter-install dalam komputer anda (lihat juga Tentang Situs Ini)
This page was last updated on 17 Juni 2008
|