AusAID in Indonesia AusAID in Indoneisa

Home > Proyek > Propinsi > Sektor

Technical Assistance Management Facility II (TAMF II)
(Selesai)

Anggaran AUD 10.9 juta
Awal Proyek 8 Juni 2001
Jadwal penyelesaian 8 Desember 2003
Kontraktor Pelaksana International Trade Strategies Pty Ltd
Lokasi Jakarta

Latar belakang

Krisis ekonomi secara dramatis meningkatkan kebutuhan Pemerintah Indonesia akan bantuan teknis di bidang economic governance. Menanggapi kebutuhan ini, AusAID mengusulkan pembentukan Technical Assistance Management Facility. Indonesia menyetujui pengembangan Fasilitas ini pertengahan tahun 1998.

Uraian

Indonesia Australia Technical Assistance Management Facility mencakup pemberian layanan konsultasi terkendali dan berkesinambungan bagi lembaga-lembaga Pemerintah Indonesia. Fasilitas ini dijalankan sebagai mekanisme yang fleksibel dan responsif yang mampu memberikan bantuan secara cepat dan efisien. Tujuan program ini adalah membantu penyusunan kebijakan sektor publik dan pelaksanaan program yang konsisten dengan agenda reformasi Pemerintah Indonesia, khususnya reformasi ekonomi.

Suatu program kegiatan yang strategis dan terfokus diterapkan, melibatkan transfer dan penyesuaian berbagai sistem canggih Australia serta keahlian yang sesuai dengan Indonesia. Permohonan bantuan dipenuhi melalui satu atau gabungan beberapa mekanisme berikut ini:

  • penempatan pakar dan penasihat Australia (baik jangka pendek maupun panjang) di bidang kebijakan strategis atau manajemen pada departemen-departemen penting Indonesia;
  • penyelenggaraan seminar dan lokakarya di Indonesia;
  • kunjungan belajar ke Australia oleh pembuat kebijakan penting Indonesia untuk memberi gambaran atas sistem, keahlian dan keterampilan Australia yang relevan dengan Indonesia;
  • penempatan pejabat Indonesia di departemen dan lembaga Australia untuk mengamati dan mempelajari program-program Australia.

Kegiatan penting dibawah TAMF II meliputi:

  • Reformasi perbankan dengan membantu Departemen Keuangan (Depkeu) mendirikan Unit Pengawasan dan Tata Kelola yang mengawasi pemulihan dan penjualan empat bank pemerintah.
  • Reformasi Perpajakan, dengan membantu DirJen Pajak mendirikan Kantor Wajib Pajak Besar bekerjasama dengan Dana Moneter Internasional (IMF).
  • Pemberantasan Pencucian Uang, berbagai bantuan untuk mendukung Pemerintah Indonesia mendirikan suatu lembaga anti pencucian uang yang diterima secara internasional.

Kembali ke atas

Halaman ini terakhir diperbaharui tanggal 14 June 2005.

Australia Indonesia Partnership

Home | Cari | Map Situs | Disclaimer | Pernyataan Privasi | Tentang Situs Ini | Hubungi Kami

© Commonwealth of Australia