 |
Civil Society Organisation
(CSO) – Interim Fund
Sehubungan dengan meningkatnya permintaan bantuan bagi Organisasi Masyarakat
Madani (CSO), AusAID menerapkan suatu program Bantuan Interim menjelang
dilaksanakannya program ACCESS. Bantuan Interim CSO ini ditujukan untuk
merespon dengan segera berbagai kebutuhan CSO yang berkembang pesat. Program
ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi AusAID berupa informasi dasar
untuk ACCESS dengan cara:
i. menjalin hubungan antara AusAID dengan CSO inti termasuk instansi
pemerintah yang terlibat dalam agenda pemerintahan sipil;
ii. pengumpulan informasi, sumber dan pengetahuan tentang masalah dan
program pemerintahan sipil; dan
iii. mendukung program CSO di Indonesia dengan bantuan dana secukupnya
Prioritas Bantuan Interim CSO
Bantuan Interim CSO ini akan difokuskan pada berbagai masalah prioritas
yang telah diidentifikasi oleh misi ‘governance’ yang datang
bulan Februari 2000 dan yang belum mendapat bantuan melalui fasilitas
program lainnya seperti:
- inisiatif demokrasi, termasuk pendidikan kemasyarakatan dan pemerintahan
(civic education)
- anti korupsi
- hak azasi manusia
- kesetaraan jender dan pemberdayaan perempuan
- pemerintahan lokal/daerah termasuk peran serta masyarakat madani dalam
proses desentralisasi
- profesionalisme dan akuntabilitas dalam diri CSO
Prioritas-prioritas tersebut merupakan tema dari program ACCESS yang
akan ditinjau oleh AusAID setiap tahun selama berjalannya program ACCESS.
Sejak awal pelaksanaannya, program ini telah membantu 61 kegiatan di bidang-bidang
prioritas di atas. Beberapa di antaranya adalah:
| Nama Proyek |
Kamus Istilah Hukum Indonesia |
| Hibah |
Rp 250,000,000,- |
| Penerima |
Yayasan Pusat Studi Hukum Indonesia (PSHK) dan Hukum online.com |
| Lokasi |
Jakarta |
| Periode |
Maret 2003 – Maret 2005 |
| Rincian |
Menyusun Daftar Istilah Hukum Indonesia, sebagai sumber terminologi
bermutu tinggi yang spesifik untuk Indonesia, yang dapat memberikan
penjelasan praktis atas istilah hukum yang sulit baik dalam bahasa
Inggris dan bahasa Indonesia. Diharapkan Daftar Istilah ini akan membantu
penasihat hukum memperbaiki kemampuan linguistiknya dan bagi penterjemah
tulisan dan lisan mengembangkan pengetahuan hukum mereka |
| Nama Proyek |
Penelitian dan Peluncuran Buku “Kendala dalam
Mengembangkan Good Governance: Warisan atau Masalah Baru?” |
| Hibah |
Rp 223,000,000,- |
| Penerima |
The Institute for the Studies on Free Flow Information (ISAI) |
| Lokasi |
Lokasi: Jakarta |
| Periode |
Juli 2003 – April 2005 |
| Rincian |
Mengkaji dan menelusuri jalur demokrasi dan bagaimana proses demokrasi
tersebut mengarah ke pencapaian good governance di era pasca- Soeharto,
dan juga selama periode Habibie, Abdurachman Wahid, dan Megawati |
| Nama Proyek |
Penyusunan Laporan Akademis: UU Perkumpulan untuk Memfasilitasi
Masyarakat Madani di Indonesia |
| Hibah |
Rp 218,800,000,- |
| Penerima |
Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial
(LP3ES) |
| Lokasi |
Jakarta |
| Periode |
Juli 2003 – TBA |
| Rincian |
Penyusunan laporan akademis untuk UU Perkumpulan dan melaksanakan
proses konsultasi mengenai penyusunan laporan ini untuk diserahkan
sebagai RUU Perkumpulan |
| Nama Proyek |
Advokasi atas Kebijakan Partisipatif dalam Penyusunan
Perundang-undangan - TCP3 |
| Hibah |
Rp 249,375,000,- |
| Penerima |
Koalisi LSM untuk TCP3 |
| Lokasi |
Jakarta dan 15 provinsi lainnya di Indonesia |
| Periode |
Juli 2003 – April 2005 |
| Rincian |
Memfasilitasi Koalisi LSM agar berfungsi secara efektif sebagai
sarana advokasi untuk meningkatkan partisipasi publik termasuk mencari
dukungan pemerintah dan masyarakat untuk masalah ini |
| Nama Proyek |
Konsultasi Publik dan Advokasi Amandemen UUD 45 |
| Hibah |
Rp 230,420,000,- |
| Penerima |
Pusat Studi Pengembangan Kawasan (PSPK) |
| Lokasi |
Seluruh Indonesia |
| Periode |
April 2004 – April 2005 |
| Rincian |
Meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam proses amandemen
konstitusi |
| Nama Proyek |
Program Penguatan Islam Moderat |
| Hibah |
Rp 190,088,000,- |
| Penerima |
Lembaga Kajian Islam dan Sosial (LKiS) |
| Lokasi |
Yogyakarta, Bandung, Jakarta |
| Periode |
April 2004 – Mei 2005 |
| Rincian |
Mengembangkan dan mendiseminasikan nilai-nilai Islam moderat |
| Nama Proyek |
Penguatan kapasitas Pusat Krisis Kekerasan terhadap
Perempuan berbasis masyarakat |
| Hibah |
Rp 232,922,500,- |
| Penerima |
Yayasan Kelompok Perempuan Pro Demokrasi Samitra Abhava |
| Lokasi |
Surabaya |
| Periode |
Agustus 2004 – Juli 2005 |
| Rincian |
Meningkatkan kesadaran dan membangun pusat krisis kekerasan terhadap
perempuan |
| Nama Proyek |
Pemberdayaan Perempuan untuk Program Anti Korupsi |
| Hibah |
Rp 266,600,000,- |
| Penerima |
IDEA (Institute for Development and Economic Analysis) |
| Lokasi |
Yogyakarta |
| Periode |
Agustus 2004 – Mei 2005 |
| Rincian |
Integrasi perspektif jender ke dalam program anti-korupsi dengan
meningkatkan keterampilan dan pengetahuan perempuan untuk memungkinkan
partisipasi secara aktif dalam program |
| Nama Proyek |
Advokasi Peraturan dan Etika Pelayanan Kesehatan Mental
|
| Hibah |
Rp 337,625,000,- |
| Penerima |
Pusat Kajian Bencana dan Tindak Kekerasan, FKUI- RSCM |
| Lokasi |
Jakarta |
| Periode |
Agustus 2004 – Juli 2005 |
| Rincian |
Studi aspek hukum dan etika untuk mengurangi perilaku diskriminatif
terhadap penderita gangguan kesehatan jiwa dan layanan kesehatan |

Halaman ini terakhir diperbaharui tanggal 21
Maret 2005
© Commonwealth
of Australia |